
Sejarah Kami
Dari pabrik kertas pertama di Hindia Belanda hingga produsen kertas sekuriti terdepan di Indonesia. Saksikan perjalanan kami selama lebih dari satu abad.
Merupakan pabrik kertas pertama di Indonesia. Pabrik kertas yang semula bernama NV. Papier Pabriek Padalarang merupakan cabang dari NV. Papier Fabriek Nijmegan, Belanda.
Merupakan pabrik kertas pertama di Indonesia. Pabrik kertas yang semula bernama NV. Papier Pabriek Padalarang merupakan cabang dari NV. Papier Fabriek Nijmegan, Belanda.
Era tahun 1960-an, bentuk perusahaan berubah menjadi Perusahaan Milik Negara (PN)
Era tahun 1960-an, bentuk perusahaan berubah menjadi Perusahaan Milik Negara (PN)
Mulai tahun 1991, status perusahaan berubah yang semula Perusahaan Milik Negara (PN) menjadi Perusahaan Perseroan (PERSERO) dengan nama PT Kertas Padalarang
Mulai tahun 1991, status perusahaan berubah yang semula Perusahaan Milik Negara (PN) menjadi Perusahaan Perseroan (PERSERO) dengan nama PT Kertas Padalarang
Perum Peruri melakukan akuisisi secara bertahap mulai tahun 2009, dengan memborong 60.000 saham dalam portepel (unissued shares). Perum Peruri menjadi pemegang saham terbesar dengan nilai 49% dari total saham PT Kertas Padalarang.
Perum Peruri melakukan akuisisi secara bertahap mulai tahun 2009, dengan memborong 60.000 saham dalam portepel (unissued shares). Perum Peruri menjadi pemegang saham terbesar dengan nilai 49% dari total saham PT Kertas Padalarang.
25 Januari 2012, tambahan modal Perum Peruri kepada PT Kertas Padalarang, dengan komposisi kepemilikan Perum Peruri sebesar 83,54%, Negara Republik Indonesia 7,75% dan PT Pengelola Investama Mandiri (PT PIM) sebesar 8,72%.
25 Januari 2012, tambahan modal Perum Peruri kepada PT Kertas Padalarang, dengan komposisi kepemilikan Perum Peruri sebesar 83,54%, Negara Republik Indonesia 7,75% dan PT Pengelola Investama Mandiri (PT PIM) sebesar 8,72%.
Pada 29 Desember 2014, Negara Republik Indonesia melepaskan sisa saham PT Kertas Padalarang kepada Perum Peruri menjadi 92,59%
Pada 29 Desember 2014, Negara Republik Indonesia melepaskan sisa saham PT Kertas Padalarang kepada Perum Peruri menjadi 92,59%
Pada tanggal 27 Juni 2019, Perum Peruri menambah penyertaan modal di PT Kertas Padalarang menjadi 93,23%. dengan penyertaan modal ini membuat PT Pengelola Investama Mandiri (PT PIM) memiliki saham sebesar 6,77%
Pada tanggal 27 Juni 2019, Perum Peruri menambah penyertaan modal di PT Kertas Padalarang menjadi 93,23%. dengan penyertaan modal ini membuat PT Pengelola Investama Mandiri (PT PIM) memiliki saham sebesar 6,77%
Peringatan satu abad ini merupakan tonggak awal bagi perusahaan untuk bertransformasi secara positif. Ke depannya, perusahaan tidak lagi sekadar menjadi pemasok bahan baku kertas sekuriti bagi perusahaan induk, melainkan siap menjadi pemain kunci yang kompetitif di tingkat nasional dan global.
Peringatan satu abad ini merupakan tonggak awal bagi perusahaan untuk bertransformasi secara positif. Ke depannya, perusahaan tidak lagi sekadar menjadi pemasok bahan baku kertas sekuriti bagi perusahaan induk, melainkan siap menjadi pemain kunci yang kompetitif di tingkat nasional dan global.
Perjalanan berlanjut...